Laman

Orang Saleh Telah Habis


Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah habis,
                telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak manusia.
Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain,
                mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang.
Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis
                dan setiap lidah yang bercakap besar,
dari mereka yang berkata: “Dengan lidah kami, kami menang!
                Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?”
(Mazmur 12:2-5)

Seperti pemazmur, kita pun sepertinya harus mendoakan hal yang sama. Negeri ini seolah-olah telah kehabisan orang saleh, alias orang yang hidup takut akan Tuhan. Demikian pula halnya dengan orang-orang yang setia, yang melakukan apa yang dikatakan atau dijanjikan, sepertinya sudah habis tak bersisa. Sosok yang hari ini kita percayai, besok atau lusa bisa saja ingkar janji.

Negeri kita seolah-olah dibangun di atas dusta. Para pemimpin nampaknya hanya mengedepankan retorika saja. Mereka tampil di layar kaca dengan kata-kata yang manis dan membuai pemirsa, namun pada kenyataannya, hati mereka mendua. Memperjuangkan rakyat hanyalah slogan bagi para pejabat. Di hati mereka, yang terutama adalah laba. Jabatan dan pengaruh adalah komoditas semata.

Mereka pikir, mereka bisa meloloskan diri dari kejahatan mereka dengan kelihaian bersilat lidah yang mereka miliki. Namun, mereka lupa, bahwa ada TUHAN yang menguasai lidah dan bibir mereka. Mereka telah terbuai dengan kesuksesan demi kesuksesan yang mereka raih lewat kepiawaian beretorika. Mereka lupa pepatah lama, “sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga.”

Ya, marilah kita berdoa agar TUHAN mengerat bibir dan lidah mereka. Kiranya DIA membalikkan fitnah mereka dan membongkar segala tipu daya yang mereka buat. Biarlah TUHAN menyatakan segala rancangan jahat mereka, sehingga lidah mereka menjadi kelu karenanya. Biarlah mereka tahu, bahwa ada TUHAN yang menjadi tuan atas hidup mereka. Kiranya TUHAN mendengar keluh kesah kita dan segera bangkit menentang mereka.

Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah,
                oleh karena keluhan orang-orang miskin,
sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN;
                Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya.
Janji TUHAN adalah janji yang murni,
                bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.
Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya,
                Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.
(Mazmur 12:6-8)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar